LAPORAN WAWANCARA
DENGAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MENGENAI MASALAH PRIBADI SOSIAL SISWA DI
SMK MA’ARIF 04 SENDANG AYU
(Laporan)
Dosen
Pengampu :
Drs.
Hi. Yulianto, M.Pd/ ass Mujiati, M.Pd.
Mata
Kuliah
Bimbingan dan Konseling Pribadi Sosial
Semester Genap ( IV ) A
Oleh :
NAMA NPM
Ahbirul Muqodas 11 020 020
![]() |
LAPORAN WAWANCARA
DENGAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MENGENAI MASALAH PRIBADI SOSIAL SISWA DI
SMK MA’ARIF 04 SENDANG AYU
I.
STUDY PENDAHULUAN
Perilaku membolos siswa disebabkan oleh rasa malas dan jenuh
dengan suasana belajar di sekolah. Siswa lebih memilih pergi ke tempat
penyewaan game online atau nongkrong di warung kopi dari pada mengikuti
pelajaran di kelas ( Ujar Bpk Mujito S.Pd guru BK SMK M Sendang Ayu). Bagi
siswa, game online dan nongkrong lebih menyenangkan daripada belajar di kelas.
Dari perilaku membolos tersebut akan menyebabkan prestasi belajar siswa menurun
dan juga merugikan sekolah karena biasanya siswa keluar dari sekolah dengan
cara merusak pagar.
II.
STUDY PEMECAHAN MASALAH
Upaya yang dapat dilakukan guru BK untuk mengantisipasi
terjadinya masalah tersebut adalah mengadakan bimbingan kelompok dengan tema
yang dibahas adalah perilaku membolos, selain itu guru BK juga dapat memberikan
layanan informasi dengan topik bahasan cara mengatasi rasa malas dan jenuh.
Sedangkan upaya penyelesaian masalah yang dapat dilakukan guru BK adalah
mengadakan kegiatan konferensi kasus yang menghadirkan pihak-pihak yang
terlibat, seperti orangtua, guru mata pelajaran, kepala sekolah, dan wali
kelas. Selain itu guru BK juga dapat melakukan kunjungan ke rumah siswa yang
bersangkutan untuk menemui orangtua dan melakukan observasi terhadap situasi
rumah dan lingkungannya. Setelah masalah terselesaikan guru BK dapat memberikan
upaya pengembangan agar masalah yang sudah terselesaikan itu tidak terulang
kembali, yaitu dengan menjalin komunikasi yang baik dengan siswa dan
orangtuanya, kemudian guru BK juga dapat mengadakan kegiatan training dengan
tema manajemen motivasi diri.
III.
SKENARIO BIMBINGAN KELOMPOK
Tema :
Perilaku Membolos
|
No
|
Langkah-Langkah Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling
|
Tahapan
|
Contoh Kalimat
|
|
1
|
Menerima secara terbuka dan me ngucapkan terima kasih
|
Pembentukan
|
Konselor: Assalamu’alaikum Wr. Wb,
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kesediannya untuk mengikuti
bimbingan kelompok hari ini (konselor menyapa dengan ramah dan senyum)
|
|
2
|
Berdoa
|
Konselor: Sebelum kita memulai bimbingan kelompok mari kita berdo’a
terlebih dahulu
|
|
|
3
|
Menjelaskan bimbingan kelompok
|
Konselor: Anak- anak, sudah tahu belum tujuan kita berkumpul disini itu
apa?,
Konseli: Untuk bimbingan kelompok bu, Konselor: Anak- anak sudah tahu belum bimbingan kelompok itu apa?, Konseli: Belum bu, Konselor: Baiklah kalau begitu ibu jelaskan terlebih dahulu, apa yang dimaksud bimbingan kelompok. Bimbingan kelompok adalah salah satu jenis layanan BK yang diberikan kepada sejumlah orang atau beberapa orang dengan memanfaatkan dinamika kelompok untuk memperoleh informasi dan pemahaman baru dari topik yang dibahas. |
|
|
4
|
Menjelaskan tujuan bimbingan kelompok
|
Konselor: Jadi, nanti setelah bimbingan kelompok anak- anak mendapat
informasi dan pemahaman baru dari topik yang dibahas ini
|
|
|
5
|
Menjelaskan cara pelaksanaan bimbingan kelompok
|
Konselor: Jadi, dalam pelaksanaan bimbingan kelompok ini kita akan
membahas dan mendiskusikan secara bersama- sama dengan anggota kelompok ini
|
|
|
6
|
Menjelaskan asas-asas bimbingan kelompok
|
Konselor: Agar bimbingan kelompok ini berjalan dengan baik, maka
diharapkan masing- masing anggota secara suka rela mau menyampaikan
pendapatnya tanpa paksaaan, agar kegiatan bimbingan kelompok ini dapat
berjalan dengan dinamis diharapkan setiap anggota untuk lebih terbuka tentang
segala sesuatu yang terkait dihati, dan partisipasi anda disini juga sangat
diharapkan seperti menyampaikan ide, serta pendapat. Selain itu dalam
bimbingan kelompok ini juga tidak boleh menyudutkan antar anggota kelompok
apabila nantinya terdapat pembicaraan yang ada kaitannya dengan kehidupan
seseorang diharapkan semua anggota kelompok dapat merahasiakannya.
|
|
|
7
|
Perkenalan dilanjutkan dengan permainan atau rangkaian nama
|
Konselor : anak-anak apa kalian semua sudah mengenal satu sama lain?
Konseli : belum bu,
Konselor : baiklah, kalau begitu agar lebih akrab
bagaimana kalau kita saling memperkenalkan diri
Konseli : iya bu
Konselor : supaya berbeda dengan biasanya ibu akan memberikan satu aturan
dalam memperkenalkan diri. Aturannya seperti ini, kita duduk melingkar dan
bergandengan tangan. Untuk
memperkenalkan diri setiap anak nantinya akan meyebutkan nama dan warna
favoritnya, lalu teman disebelahnya akan menyebutkan warna favorit temannya
tadi diikuti nama dan warna favoritnya, begitu seterusnya.
|
|
|
8
|
Menjelaskan kembali kegiatan kelompok
|
Peralihan
|
Koselor: gimana anak-anak, sekarang sudah saling mengenal semua kan?
Konseli: iya, sudah bu
Konselor : Anak-anak perlu kalian ketahui bahwa dalam bimbingan kelompok
ini harus beranggotakan minimal 10 orang dan maksimal 15 orang
|
|
9
|
Tanya jawab tentang kesiapan anggota untuk kegiatan lebih lanjut
|
Konselor: bagaimana apa anak-anak sudah merasa siap semua untuk mengkuti
bmbingan kelompok ini?
|
|
|
10
|
Mengenali suasana apabila anggota secara keseluruhan atau sebagian belum
siap untuk memasuki tahap berikutnya dan mengatasi suasana tersebut
|
Konselor : Kalau semua sudah merasa siap ibu akan melanjutkan kegiatan
bimbingan kelompok kita, tapi jika memang ada dari kalian yang merasa belum siap kita melakukan ice
breaking dulu. Tapi sepertinya kalian
sudah siap dan sudah kelihatan akrab satu sama lain.
konsei: iya bu, saya sudah siap. |
|
|
11
|
Memberi contoh topik bahasan yang dikemukakan dan dibahas dalam kelompok
|
Konselor : oke, kalau semua sudah siap mengikuti bimbingan kelompok, mari
kita sepakati topik yang akan di bahas,
misalnya yaitu tentang pergaulan bebas,
sex education, korupsi, dan lain-lain.
|
|
|
12
|
Pemimpin kelompok mengemukakan topik bahasan yang telah dipersiapkan
|
Kegiatan
|
Konselor : Sepertinya untuk
saat ini kalian lebih cocok untuk membahas perilaku
membolos, jika memang kalian menghendaki untuk membahas topik itu, mari kita
bahas bersama-sama
|
|
13
|
Menjelaskan pentingnya topik tersebut dibahas dalam kelompok
|
Konselor: Karena akhir-akhir
ini banyak siswa yang membolos, jadi
ibu rasa lebih cocok jika kita membahas topik ini.
|
|
|
14
|
Tanya jawab tentang topik yang dikemukakan pemimpin kelompok
|
Konselor: Dari anggota kelompok disini, mungkin ada yang sudah tahu
tentang apa itu perilaku membolos?
Konseli 1: Iya bu, saya tahu. Menurut saya, perilaku membolos itu nggak masuk pas waktunya sekolah.
Konseli 5: Kalo menurut saya
membolos itu nggak ikut pelajaran di kelas.
Dst.
|
|
|
15
|
Pembahasan topik tersebut secara tuntas
|
(Konselor memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perilaku membolos serta dampaknya).
|
|
|
16
|
Selingan
|
(Ice Breaking)
|
|
|
17
|
Menegaskan komitmen para anggota kelompok (apa yang segera dilakukan
berkenaaan dengan topik yang telah dibahas)
|
Konselor: Setelah mendapat informasi ini, apakah sudah ada gambaran dalam
diri kalian masing- masing?
Konseli2: Sudah bu, setelah ini saya gak mau bolos lagi. Konseli 3: iya bu, kasian orangtua saya, saya mau lebih giat lagi. Jangan sampai saya membolos dan mengecewakan orangtua saya.
Dst.
|
|
|
18
|
Menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan kelompok akan diakhiri
|
Pengakhiran
|
Konselor: Nah, sepertinya kalian sudah cukup paham tentang topik yang
baru saja kita bahas, jadi pertemuan hari ini ibu rasa sudah cukup.
|
|
19
|
Anggota kelompok mengemukakan kesan dan menilai kemajuan yang dicapai
masing-masing
|
Konselor: Sebelum pertemuan ini kita akhiri, mungkin dari kalian ada yang
mau menyampaikan kesan setelah terlaksananya bimbingan kelompok ini?
Konseli: (beberapa konseli mengemukakan kesannya) |
|
|
20
|
Pembahasan kegiatan lanjutan
|
Konselor: Oke, menurut kalian
apa kita perlu melakukan bimbingan kelompok lagi?
Konseli : Iya bu,,
Konselor : Baiklah, kalau begitu
kapan kita bisa melakukan bimbingan kelompok lagi? Atau kalau sekarang masih
bingung kapan waktunya, nanti saja kalian hubungi ibu kalau sudah menemukan
waktu yang tepat. Bagaimana?
Konseli : Iya bu.
|
|
|
21
|
Pesan serta tanggapan anggota kelompok
|
Konselor : Hmm, sebelum kegiatan kali
ini kita tutup mungkin ada yang mau menyampaikan pesan atau tanggapan?
Konseli: (konseli
menyampaikan pesan dan tanggapannya)
|
|
|
22
|
Ucapan terima kasih
|
Konselor: oke, terimakasih karena kalian sudah bersedia mengikuti
bimbingan kelompok hari ini, ibu sangat senang sekali dengan antusiasme
kalian.
|
|
|
23
|
Berdoa
|
Konselor : Sebelum kita
akhiri, marilah kita tutup dengan berdo’a bersama (berdo’a mulai).
|
|
|
24
|
Perpisahan
|
(Saling berjabat tangan antara Konselor, Konseli satu dengan yang lain).
|
Sendang ayu, 21 Mei 2013
Mengetahui,
Guru BK SMK Ma’arif
Mujito S.Pd.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar