Minggu, 23 Juni 2013



LAPORAN WAWANCARA DENGAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MENGENAI MASALAH PRIBADI SOSIAL SISWA DI SMK MA’ARIF 04 SENDANG AYU

 (Laporan)

Dosen Pengampu :
Drs. Hi. Yulianto, M.Pd/ ass Mujiati, M.Pd.
Mata Kuliah
Bimbingan dan  Konseling Pribadi Sosial
Semester Genap ( IV ) A

Oleh :
NAMA                                   NPM
Ahbirul Muqodas                 11 020 020



 







PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING                SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH  PRINGSEWU LAMPUNG                                               (STKIP MP)                                                                                                     2012/2013
LAPORAN WAWANCARA DENGAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MENGENAI MASALAH PRIBADI SOSIAL SISWA DI SMK MA’ARIF 04 SENDANG AYU

I.                   STUDY PENDAHULUAN
Perilaku membolos siswa disebabkan oleh rasa malas dan jenuh dengan suasana belajar di sekolah. Siswa lebih memilih pergi ke tempat penyewaan game online atau nongkrong di warung kopi dari pada mengikuti pelajaran di kelas ( Ujar Bpk Mujito S.Pd guru BK SMK M Sendang Ayu). Bagi siswa, game online dan nongkrong lebih menyenangkan daripada belajar di kelas. Dari perilaku membolos tersebut akan menyebabkan prestasi belajar siswa menurun dan juga merugikan sekolah karena biasanya siswa keluar dari sekolah dengan cara merusak pagar.

II.                STUDY PEMECAHAN MASALAH
Upaya yang dapat dilakukan guru BK untuk mengantisipasi terjadinya masalah tersebut adalah mengadakan bimbingan kelompok dengan tema yang dibahas adalah perilaku membolos, selain itu guru BK juga dapat memberikan layanan informasi dengan topik bahasan cara mengatasi rasa malas dan jenuh. Sedangkan upaya penyelesaian masalah yang dapat dilakukan guru BK adalah mengadakan kegiatan konferensi kasus yang menghadirkan pihak-pihak yang terlibat, seperti orangtua, guru mata pelajaran, kepala sekolah, dan wali kelas. Selain itu guru BK juga dapat melakukan kunjungan ke rumah siswa yang bersangkutan untuk menemui orangtua dan melakukan observasi terhadap situasi rumah dan lingkungannya. Setelah masalah terselesaikan guru BK dapat memberikan upaya pengembangan agar masalah yang sudah terselesaikan itu tidak terulang kembali, yaitu dengan menjalin komunikasi yang baik dengan siswa dan orangtuanya, kemudian guru BK juga dapat mengadakan kegiatan training dengan tema manajemen motivasi diri.





III.             SKENARIO BIMBINGAN KELOMPOK

Tema   : Perilaku Membolos
No
Langkah-Langkah Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling
Tahapan
Contoh Kalimat
1
Menerima secara terbuka dan me ngucapkan terima kasih
Pembentukan
Konselor: Assalamu’alaikum Wr. Wb,
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kesediannya untuk mengikuti bimbingan kelompok hari ini (konselor menyapa dengan ramah dan senyum)
2
Berdoa
Konselor: Sebelum kita memulai bimbingan kelompok mari kita berdo’a terlebih dahulu
3
Menjelaskan bimbingan kelompok
Konselor: Anak- anak, sudah tahu belum tujuan kita berkumpul disini itu apa?,
Konseli: Untuk bimbingan kelompok bu,
Konselor: Anak- anak sudah tahu belum bimbingan kelompok itu apa?,
Konseli: Belum bu,
Konselor: Baiklah kalau begitu ibu jelaskan terlebih dahulu, apa yang dimaksud bimbingan kelompok. Bimbingan kelompok adalah salah satu jenis layanan BK yang diberikan kepada sejumlah orang atau beberapa orang dengan memanfaatkan dinamika kelompok untuk memperoleh informasi dan pemahaman baru dari topik yang dibahas.
4
Menjelaskan tujuan bimbingan kelompok
Konselor: Jadi, nanti setelah bimbingan kelompok anak- anak mendapat informasi dan pemahaman baru dari topik yang dibahas ini
5
Menjelaskan cara pelaksanaan bimbingan kelompok
Konselor: Jadi, dalam pelaksanaan bimbingan kelompok ini kita akan membahas dan mendiskusikan secara bersama- sama dengan anggota kelompok ini
6
Menjelaskan asas-asas bimbingan kelompok
Konselor: Agar bimbingan kelompok ini berjalan dengan baik, maka diharapkan masing- masing anggota secara suka rela mau menyampaikan pendapatnya tanpa paksaaan, agar kegiatan bimbingan kelompok ini dapat berjalan dengan dinamis diharapkan setiap anggota untuk lebih terbuka tentang segala sesuatu yang terkait dihati, dan partisipasi anda disini juga sangat diharapkan seperti menyampaikan ide, serta pendapat. Selain itu dalam bimbingan kelompok ini juga tidak boleh menyudutkan antar anggota kelompok apabila nantinya terdapat pembicaraan yang ada kaitannya dengan kehidupan seseorang diharapkan semua anggota kelompok dapat  merahasiakannya.
7
Perkenalan dilanjutkan dengan permainan atau rangkaian nama
Konselor : anak-anak apa kalian semua sudah mengenal  satu sama lain?
Konseli : belum bu,
Konselor : baiklah, kalau begitu agar lebih akrab bagaimana kalau kita saling memperkenalkan diri
Konseli : iya bu
Konselor : supaya berbeda dengan biasanya ibu akan memberikan satu aturan dalam memperkenalkan diri. Aturannya seperti ini, kita duduk melingkar dan bergandengan tangan. Untuk memperkenalkan diri setiap anak nantinya akan meyebutkan nama dan warna favoritnya, lalu teman disebelahnya akan menyebutkan warna favorit temannya tadi diikuti nama dan warna favoritnya, begitu seterusnya.
8
Menjelaskan kembali kegiatan kelompok
Peralihan
Koselor: gimana anak-anak, sekarang sudah saling mengenal semua kan?
Konseli: iya, sudah bu
Konselor : Anak-anak perlu kalian ketahui bahwa dalam bimbingan kelompok ini harus beranggotakan minimal 10 orang dan maksimal 15 orang
9
Tanya jawab tentang kesiapan anggota untuk kegiatan lebih lanjut
Konselor: bagaimana apa anak-anak sudah merasa siap semua untuk mengkuti bmbingan kelompok ini?
10
Mengenali suasana apabila anggota secara keseluruhan atau sebagian belum siap untuk memasuki tahap berikutnya dan mengatasi suasana tersebut
Konselor : Kalau semua sudah merasa siap ibu akan melanjutkan kegiatan bimbingan kelompok kita, tapi jika memang ada dari kalian yang  merasa belum siap kita melakukan ice breaking dulu.  Tapi sepertinya kalian sudah siap dan sudah kelihatan akrab satu sama lain.
konsei: iya bu, saya sudah siap.
11
Memberi contoh topik bahasan yang dikemukakan dan dibahas dalam kelompok
Konselor : oke, kalau semua sudah siap mengikuti bimbingan kelompok, mari kita sepakati topik yang akan di bahas, misalnya yaitu tentang pergaulan bebas, sex education, korupsi, dan lain-lain.
12
Pemimpin kelompok mengemukakan topik bahasan yang telah dipersiapkan
Kegiatan
Konselor : Sepertinya untuk saat ini kalian lebih cocok untuk membahas perilaku membolos, jika memang kalian menghendaki untuk membahas topik itu, mari kita bahas bersama-sama
13
Menjelaskan pentingnya topik tersebut dibahas dalam kelompok
Konselor: Karena akhir-akhir ini banyak siswa yang membolos, jadi ibu rasa lebih cocok jika kita membahas topik ini.
14
Tanya jawab tentang topik yang dikemukakan pemimpin kelompok
Konselor: Dari anggota kelompok disini, mungkin ada yang sudah tahu tentang apa itu perilaku membolos?
Konseli 1: Iya bu, saya tahu.
Menurut saya, perilaku membolos itu nggak masuk pas waktunya sekolah.
Konseli 5: Kalo menurut saya membolos itu nggak ikut pelajaran di kelas.
Dst.
15
Pembahasan topik tersebut secara tuntas
(Konselor memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perilaku membolos serta dampaknya).
16
Selingan
(Ice Breaking)
17
Menegaskan komitmen para anggota kelompok (apa yang segera dilakukan berkenaaan dengan topik yang telah dibahas)
Konselor: Setelah mendapat informasi ini, apakah sudah ada gambaran dalam diri kalian masing- masing?
Konseli
2: Sudah bu, setelah ini saya gak mau bolos lagi.
Konseli 3:
iya bu, kasian orangtua saya, saya mau lebih giat lagi. Jangan sampai saya membolos dan mengecewakan orangtua saya.
Dst.
18
Menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan kelompok akan diakhiri
Pengakhiran
Konselor: Nah, sepertinya kalian sudah cukup paham tentang topik yang baru saja kita bahas, jadi pertemuan hari ini ibu rasa sudah cukup.
19
Anggota kelompok mengemukakan kesan dan menilai kemajuan yang dicapai masing-masing
Konselor: Sebelum pertemuan ini kita akhiri, mungkin dari kalian ada yang mau menyampaikan kesan setelah terlaksananya bimbingan kelompok ini?
Konseli: (beberapa konseli mengemukakan kesannya)
20
Pembahasan kegiatan lanjutan
Konselor: Oke, menurut kalian apa kita perlu melakukan bimbingan kelompok lagi?
Konseli : Iya bu,,
Konselor : Baiklah, kalau begitu kapan kita bisa melakukan bimbingan kelompok lagi? Atau kalau sekarang masih bingung kapan waktunya, nanti saja kalian hubungi ibu kalau sudah menemukan waktu yang tepat. Bagaimana?
Konseli : Iya bu.
21
Pesan serta tanggapan anggota kelompok
Konselor : Hmm, sebelum kegiatan kali ini kita tutup mungkin ada yang mau menyampaikan pesan atau tanggapan?
Konseli: (konseli menyampaikan pesan dan tanggapannya)
22
Ucapan terima kasih
Konselor: oke, terimakasih karena kalian sudah bersedia mengikuti bimbingan kelompok hari ini, ibu sangat senang sekali dengan antusiasme kalian.
23
Berdoa
Konselor : Sebelum kita akhiri, marilah kita tutup dengan berdo’a bersama (berdo’a mulai).
24
Perpisahan
(Saling berjabat tangan antara Konselor, Konseli  satu dengan yang lain).








Sendang ayu, 21 Mei 2013
Mengetahui,
Guru BK SMK Ma’arif

Mujito S.Pd.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar